Oleh: Winartono




Sebuah macam aktivitas utama manusia
Tapi aku jua, tak terkecuali mereka,
Lalai akan adanya
Lebih-lebih membaca ihwal bacaan semesta
Kita tak jarang terlena.

Membaca adalah logika,
Kemudian ditempa oleh retorika semesta
Berujung pada rasa
Meski semua tahu tak ada ujung baginya.

Membaca tak kan membuat makna,
Jika kita tak mampu memposisikan jiwa-raga,

Membaca tak lebih sebatas sarat istilah,
Jika tak ada lanjutan kisah berikutnya,
Kisah dimana rasio dan rasa
Bersenggama mesrah
Dalam ekstase nalar atau pun paradigma.

Disitu lah kau membaca;
Atas nama jiwa,
Atas nama semesta,
Atas nama cinta.




 

Malang, Agustus 2008
Cah Angon

0 komentar:

Posting Komentar